RSS

Peranan Ibu Dalam Mendidik Anak

TIDAK ada yang meragukan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak-anaknya, kasih sayang dan perhatian dari seorang Ibu mempunyai pengaruh yang besar pada kepribadian anak. Perhatian dan kasih sayang tersebut akan menimbulkan perasaan di terima dalam diri anak-anak dan membangkitkan rasa percaya diri di masa-masa pertumbuhan mereka.

Begitu besar peran seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya, maka tidak dapat dipungkiri bahwa ibu adalah sekolah yang pertama. Seorang  RA Kartini pun mengakui hal itu, yang diutarakan lewat sebuah surat kepada Prof. Anton dan istrinya : “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902].

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on July 12, 2011 in Uncategorized

 

Bahasa Cinta Anak: Kata-kata Pendukung

Seperti yang telah saya tulis di artikel sebelumnya Apa Bahasa Cinta Anak Anda ? bahwa banyak sekali permasalahan anak yang terjadi saat ini disebabkan karena kurangnya perasaan dicintai alias tangki cinta anak kosong. Sebab utamanya memang perasaan kurang dicintai ini tetapi symptom atau akibat yang terjadi dari sebab utama ini munculnya bisa berbagai perilaku aneh yang membuat orangtua bingung, seperti : anak tidak mau sekolah, anak tidak percaya diri, anak suka membantah atau melawan orangtua, anak sering berkelahi, anak nakal dan rewel sekali dan lain-lain.

Kelihatannya tidak berhubungan bukan ? Padahal sebab utamanya sama yaitu perasaan anak yang kurang dicintai atau tangki cintanya kosong. Oleh sebab itu saya mengajak orangtua yang membaca artikel ini untuk mengenali bahasa cinta anaknya dan mulai belajar mengisi tangki cinta anak anda. Anak yang tangki cintanya penuh adalah anak yang sangat manis dan berespon positif terhadap disiplin yang diajarkan orangtua. Sebelum saya jelaskan satu per satu bahasa cinta, ada beberapa prinsip yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu, yaitu :

Read the rest of this entry »

 

Kebutuhan Gizi Lanjut Usia

Suatu saat, semua orang bisa jadi lansia (lanjut usia). Mau olah raga setiap hari dan minum vitamin satu truk, lansia tak dapat dihindari.

Kecenderungan peningkatan populasi lansia tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus terutama peningkatan kualitas hidup mereka agar dapat mempertahankan kesehatannya. Pemerintah telah merumuskan berbagai peraturan dan perundang-undangan, yang diantaranya seperti tercantum dalam Undang-Undang No.23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, dimana pada pasal 19 disebutkan bahwa kesehatan manusia usia lanjut diarahkan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kemampuannya agar tetap produktif, serta pemerintah membantu penyelenggaraan upaya kesehatan usia lanjut untuk meningkatkan kualitas hidupnya secara optimal. Oleh karena ini berbagai upaya dilaksanakan untuk mewujudkan masa tua yang sehat, bahagia, berdaya guna dan produktif untuk usia lanjut.

KLIK TULISAN DIBAWAH INI, UNTUK BACA KELANJUTANNYA
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2011 in E. POSYANDU LANSIA

 

Menyusui Tanpa Air Mata

Inisiasi menyusu sejak dini atau permulaan menyusu adalah memberi kesempatan pada bayi untuk mulai menyusu segera setelah lahir, membiarkan kulit bayi bersentuhan dengan kulit ibu setidaknya satu jam atau sampai menyusu awal selesai. Jika sebelum 1 jam bayi sudah menemukan payudara dan mulai menyusu biarkan bayi didada ibunya sampai 1 jam. Tapi jika sampai 1 jam bayi belum menemukan payudara maka bantulah ibu dengan mendekatkan bayi pada puting susu, kemudian tunggu 30 menit.

(Marshall Klaus : Mother and infant: Early Emotional Ties Pediatrics 1998)

Menyusui itu menyenangkan

Saat ini di masyarakat masih sering dijumpai kekuatitan-kekuatiran tentang menyusui. Berikut ini adalah beberapa mitos menyusui yang dapat menghambat keberhasilan menyusui.

1. Terlalu sering menyusui menyebabkan puting lecet,
Puting lecet jika terjadi pelekatan mulut bayi ke payudara kurang tepat,
pelekatan yang tepat adalah mulut bayi terbuka lebar, bagian hitam payudara
bawah masuk dalam mulut bayi, bibir bawah bayi terputar keluar, dagu bayi
menempel dipayudara ibu.

KLIK TULISAN DIBAWAH INI, UNTUK BACA KELANJUTANNYA

Read the rest of this entry »

 
 

Tips Aman untuk Anak di Rumah

di Tangga

  • Jangan simpan sesuatu di sekitar tangga.
  • Sebelum anak anda benar-benar mampu berjalan, pasanglah pintu pengaman khusus di bawah dan di atas tangga.
  • Bila tangga dilapisi dengan karpet, pastikan pelapisan tersebut sempurna sehingga tidak ada ruang terbuka yang bisa menyebabkan tergelincir atau terpeleset.
  • Jeruji pada anak tangga sebaiknya berjarak tidak lebih dari 10 cm untuk menghindari anak anda terperosok ke dalamnya.

KLIK TULISAN DIBAWAH INI, UNTUK BACA KELANJUTANNYA

Read the rest of this entry »

 

Makanan Pendamping ASI

ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan tunggal terbaik yang bisa memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi normal untuk tumbuh kembang di bulan-bulan pertama kehidupannya. Itu sebabnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana PBB untuk Anak-anak (UNICEF) menetapkan pemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan. Ini berarti, si kecil hanya mendapat ASI, tanpa makanan tambahan lain selama masa itu. Penelitian menunjukkan, banyak manfaat diperoleh bayi yang mendapat ASI. Tidak ada yang bisa menggantikan ASI yang memang di’desain’ khusus untuk bayi. Dan jangan lupa, proses pemberian ASI akan menumbuhkan kelekatan emosi yang dalam dan kuat antara mama dan bayi.

KLIK TULISAN DIBAWAH INI, UNTUK BACA KELANJUTANNYA

Read the rest of this entry »

 
 

Apakah Disiplin Sama dengan Hukuman?

Dalam kegiatan sehari-hari mendidik dan mengasuh anak kita seringkali berhadapan dengan berbagai perilaku anak yang tidak sesuai dengan harapan kita. Karena itu sering timbul dalam pemikiran untuk “mendisiplinkan” anak tersebut. Namun sayangnya banyak sekali orangtua tidak memahami benar apa makna disiplin yang sebenarnya. Orangtua dan pihak-pihak lain yang sering berurusan dengan anak gagal membedakan disiplin dengan hukuman.

Bahkan sejumlah kamus pun gagal melakukan pembedaan ini. Salah satunya adalah The New Oxford American Dictionary, kata dicipline (disiplin) didefinisikan sebagai “praktik melatih orang untuk mematuhi aturan dengan menggunakan hukuman untuk memperbaiki ketidakpatuhan”. Oleh karena itu tak heran dengan definisi semacam ini maka seringkali pendisiplinan dikaitkan dengan alat-alat yang dipakai untuk membuat para pelaku kejahatan jera : penyalahan, membuat malu dan bahkan hukuman fisik.

KLIK TULISAN DIBAWAH INI, UNTUK BACA KELANJUTANNYA

Read the rest of this entry »

 
 
 
%d bloggers like this: